Ujian Kehidupan

Ujian kehidupan memang tidak pernah ada habisnya sampe ajal menjemput nyawa. hmmm…Allah memang maha bijaksana, Allah memang maha adil, Allah selalu memberikan ujian sesuai dengan kemampuan umat-Nya.

Akupun juga sama, ujian itu selalu datang silih berganti, selesai satu ujian datang lagi ujian-ujian yang lain. Dan ternyata semakin lama seiring dengan bertambahnya usia dan kematangan jiwa, ujianpun semakin berat dan selalu membangkitkan akal, otak dan seluruh jiwa dan ragaku untuk selalu belajar dan belajar setapak demi setapak melewat jalan kehidupan yang penuh liku-liku ini.

Terimakasih ya Allah…karena cinta-Mu kepada hambamu ini, Engkau masih  menguji aku sedemikian rupa,  Engkau sedemikian  cerdik dan tidak pernah kehabisan akal untuk selalu menguji dan menguji sampai ajal menjemput nyawa hamba-Mu ini.

Dahulu, beberapa waktu yang lalu Engkau telah memberikan ujian yang begitu berat. Hambamu ini telah Engkau anugerahi kesengsaraan hidup yang seakan-akan tidak pernah ada habisnya. Mulai dari kecil, remaja, kuliah, kerja, terus saja Engku uji ketabahanku. Dulu Engkau seakan-akan menyempitkan jalan rejeki-Mu kepada hamba tapi disaat yang lain Engkau telah melimpahkan ilmu-Mu kepada hamba. Alhamdulillah..ya Allah, ujian-Mu kala itu bisa hamba lalui dengan tenang, sabar dan tawaqal, itupun karena petunjuk-Mu ya Allah..Alhamdulillah ya Allah segala puji bagi Engkau sang Pencipta Alam Semesta.

Masih segar dalam ingatan, tahun 2005 yang lalu, hambamu ini pernah terlunta-lunta dan menderita dikota metropolitan ini. Dan masih segar dalam ingatan betapa Engkau tidak bosan mengingatkan hamba untuk selalu tabah dan tegar dalam mengarungi kehidupan ini. Alhamdulillah saat ini hamba telah lulus menghadapi ujian-Mu ini. Alhamdulillah ya Allah…

Sekian lama, seiring berjalannya waktu Engkaupun mulai membuka pintu rejeki buat hamba. Dan aku yakin ini adalah ujian yang berat yang telah Engkau berikan pada hamba. Ya…Allah seandainya nanti Engkau terus melipahkan rejeki-Mu, maka aku yakin Engkau telah menilai hambamu ini sudah pantas untuk memperbanyak amal. Seandainya Engkau selalu melimpahkan ilmu kepadaku, maka aku yakin Engkau telah menilai bahwa hamba-Mu ini telah pantas untuk berbagi dengan umat-Mu yang lain. Aku yakin Engkaupun akan selalu menjagaku dari sifat-sifat sombong yang akan menghancurkan ujianku kali ini. Demi rasa cintaku kepada-Mu ya Robb, hamba akan melalui ujian-Mu kali ini dengan ikhlas dan dengan petunjuk-Mu serta penuh rasa percaya diri hamba akan berusahan sekuat tenaga untuk melalui semuanya…Amien…

Sekarang, Engkau telah memberikan rejeki yang tidak terduga, penghasilan yang tidak sedikit, bisa tinggal dirumah mewah walaupun masih nebeng, punya kendaraan yang mengkilap dan Engkaupun telah menjaga nama baikku dikampung halaman sana, alangkah indahnya nama hamba yang begitu harum ditengah masyarakat sana. Alhamdulillah ya Allah…Sekali lagi aku yakin ini adalah ujian berat bagiku agar aku bisa selalu berguna bagi keluarga, saudara, handai taulan dan umat-umat-Mu yang lain.

Ya Allah…masih banyak saudara-saudaraku yang hidup susah, masih banyak saudara-saudaraku yang hidup dalam kebodohan dan serba kekurangan, maka ijinkanlah hambamu ini agar selalu bisa berbagi dengan mereka. Aku masih pingin mengajak Bapak dan Ibuku untuk bisa menunaikan panggilan-Mu pergi ke Tanah Suci, walaupun aku tidak tahu kapan Engkau memberikan kesempatan itu. Ya Allah bantulah hamba untuk melalui semua jalan kehidupan ini…Ya Allah..please ya Allah…hamba memohon dengan sangat…aku berjanji walaupun kata orang hidupku telah mapan, akan tetapi aku akan selalu prihatin, banyak mengurangi makan dan minum, banyak berdoa agar supaya hamba tidak terjerumus kedalam kesombogan dan kesesatan. Biarkanlah badan ini sakit, biarkanlah badan ini kurus, biarkanlah darah ini kering asalkan hati dan jiwaku ini bersih maka aku akan selalu bahagia ya Allah. Kebahagiaanku yang abadi tidak terletak pada manisnya kehidupan ini, akan tetapi kebahagiaan itu akan datang jika kelak dikemudian hari ketika namaku sudah terukir dibatu nisan dan banyak orang yang akan selalu mengenang serta mendoakan aku agar supaya amal ibadahku Engkau terima disisi-Mu, agar Engkau mengampuni semua dosa-dosaku sehingga pada hari akhir nanti Engkau bersedia menempatkan aku di sorga-Mu.

Ya…Allah…hamba-Mu ini benar-benar umat-Mu yang lemah dan tidak berdaya, hamba-Mu ini adalah salah satu umat manusia yang tidak mengerti apa-apa, hamba-Mu ini adalah manusia yang bodoh, manusia miskin, maka seandainya Engkau menguji hamba dengan nikmat-Mu, maka jauhkanlah hamba ini dari sifat sombong, iri, dengki, munafik dan sifat-sifat jelek yang tidak sepantasnya hamba miliki. Hamba-Mu tidak ada artinya dihadapan-Mu ya Allah…Saat ini, aku benar-benar menangis seperti anak kecil, aku begitu takut dengan Engkau ya Allah. Aku sangat berharap mudah-mudahan Engkau masih ridlo membiarkan nyawaku ini bertahan sampai beberapa waktu kedepan agar supaya aku bisa lebih bertobat dan mengharap ampunan atas dosa-dosaku selama ini. Hamba berharap hidupku ini Engkau panjangkan, agar supaya hamba bisa memperbanyak amal, ibadah serta berbagi kepada umat-umat-Mu yang lain…Ya Allah…ijinkanlah hamba mengabdi kepada-Mu ya Robb…Amien…Amien…Amien…ya Robbal ‘Alamien…

Leave a Reply